Pilihan Bahasa
English - 中文 - 日本語 - Bahasa Indonesia
N

Kontribusi China atas barang impor RI sebesar US$10,42 miliar

15 April 2019 02:41 PM  Emiten: []
Rp. 0  0 (0%)

JAKARTA. China masih menjadi negara yang paling banyak melakukan impor ke Indonesia pada Maret 2019. Demikian disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada laporan perkembangan ekspor dan impor Indonesia Maret 2019, Senin (15/4/2019).

Tiga negara pemasok barang impor non migas terbesar selama Januari-Maret 2019 diisi oleh China dengan nilai US$ 10,42 miliar, Jepang US$ 3,97 miliar dan Thailand US$ 2,42 miliar. Dengan demikian China menjadi negara asal impor terbesar dengan peran 29,01%. Sementara itu defisit neraca dagang RI kepada China sebesar US$5,18 miliar.

"Jadi pangsa impor non migas terbesar adalah china. Kemudian Jepang dan disusul Thailand," kata Kepala BPS Suhariyanto.

Jika dibandingkan periode yang sama (Januari-Maret) tahun lalu, impor dari 13 negara utama turun 5,5%. Penurunan ini terutama disumbang oleh Singapura US$ 682,4 juta, Jepang US$ 361,1 juta, dan Amerika Serikat (AS) US$ 183,2 juta.

Sedangkan dari sisi peranan terhadap total impor non migas Januari-Maret 2019, kelompok negara ASEAN merupakan penyumbang terbesar yaitu 19,21%, diikuti oleh Uni Eropa sebesar 8,37%. (AM)

E
Berita Pilihan
Data tidak ditemukan