BBTN - PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Rp 1.920

+15 (+0,79%)

JAKARTA. Pemerintah resmi hari ini mulai menerbitkan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR007 dengan kupon 7,5%. Penawaran akan berlangsung hingga Kamis (25/7) dan ditargetkan bisa terjual Rp 2 triliun.

Namun sejumlah bank melihat tren penjualan SBR saat ini cenderung stagnan. Salah satunya dialami oleh PT Bank Tabungan Negara Tbk. Oleh karena itu, Bank BTN tidak memasang target terlalu besar untuk penjualan SBR007.

Budi Satria, Direktur Konsumer BTN mengatakan penjualan SBR cenderung stagnan karena dua sebab. Pertama, likuiditas saat ini agak ketat sehingga perbankan berlomba-lomba mencari dana untuk memenuhi likuiditas tersebut. Kedua, karena minat masyarakat untuk produk surat berharga negara ritel agak menurun.

"Ini bisa dilihat dimana hingga Juli 2019 baru lima produk obligasi ritel yang diterbitkan dari target 10 produk yang direncanakan sampai akhir tahun," kata Budi seperti dikutip Kontan.co.id, Kamis (11/7).

Untuk penerbitan SBR007, Bank BTN hanya menargetkan penjualan sebesar Rp 50 miliar. Ini lebih rendah dari penjualan seri sebelumnya yakni SBR006 sebesar Rp 52,3 miliar dan SBR005 sebesar Rp 96,7 miliar. (AM)