JAKARTA. Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan pemerintah menyepakati anggaran pembangunan infrastruktur sebesar Rp 419,2 triliun untuk APBN 2020. Jumlah tersebut naik 4,9% dari outlook realisasi tahun 2019 yang mencapai Rp 399,7 triliun.

Anggaran itu tidak berubah dari usulan pemerintah dalam RAPBN 2020.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani, menjelaskan alokasi anggaran sebagian besar ditujukan untuk infrastrukur ekonomi yakni sebesar Rp 405,1 triliun, naik dari tahun ini Rp 384,8 triliun.

“Pembangunan ini tentunya dilakukan masif baik melalui Kementerian/Lembaga (K/L), pemda lewat DAK (daftar alokasi khusus) dan dana desa, maupun melalui pembiayaan yaitu Penyertaan Modal Negara (PMN). Kombinasi pembiayaan infrastruktur ini diharapkan mencakup semua kebutuhan pembangunan jangka pendek maupun jangka panjang,” tutur Askolani, Selasa (10/9). (AM)