LIMA - Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) telah menandatangani kontrak dengan Bank Sentral de la Reserva del Peru (BSRP) untuk mencetak uang kertas baru soles Peru setelah memenangkan tender pada bulan Desember 2019.

“Kami sampaikan apresiasi terhadap kemenangan Perum Peruri mengingat persaingan yang sangat kompetitif dari perusahaan kelas dunia lain yang turut berpartisipasi dalam lelang, seperti Oberthur Fiduciare Sas (Prancis), De La Rue (Inggris), Gisecke & Devrient (Jerman), Anomima Goznak (Rusia) dan Polska Wytwornia (Polandia),” kata Duta Besar Indonesia untuk Peru Marina Estella Anwar Bey dalam keterangan resmi di laman Kementerian Luar Negeri, Jumat (7/2).

“Dalam konteks hubungan bilateral Indonesia-Peru, tentunya ini sebuah kebanggaan tersendiri.”

Setelah penandatanganan kontrak ini, Peruri akan mencetak pecahan mata uang 10 soles, 20 soles, dan 50 soles baru yang akan diluncurkan pada tanggal 28 Juli 2021. Dalam kesempatan tersebut, Peruri juga memberikan presentasi kepada Badan Pencatatan Publik Peru (SUNARP), Badan Pendaftaran Kartu ID Nasional dan Catatan Pernikahan Peru (RENIEC), dan Kementerian Luar Negeri Peru. (MS)