PTPP - PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk

Rp 985

-10 (-1,01%)

JAKARTA. PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) membukukan kontrak baru sebesar Rp33,5 triliun selama 2019 lalu, tertinggi dibandingkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi lainnya.

Joshua Michael, Analis Mirae Asset Sekuritas, mengatakan kontrak baru yang diperoleh BUMN konstruksi lain masih jauh dibandingkan dengan PTPP. Misalnya PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) yang membukukan Rp26 triliun dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) sebesar Rp14,7 triliun.

“PTPP keluar sebagai satu-satunya pemenang dalam hal pencapaian kontrak baru 2019. Meskipun ada kekecewaan yang parah tentang realisasi kontrak baru FY2019,” jelas Michael secara tertulis hari ini.

Kekecewaan tersebut, kata Michael, disebabkan oleh penurunan nilai kontrak baru PTPP yang mencapai 22,9% dibandingkan periode 2018, atau secara year on year (YoY).

Sebetulnya, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) membukukan kontrak baru yang lebih tinggi yaitu Rp41,1 triliun. Namun perolehan ini hanya sekitar 67% dari estimasi Mirae Asset Sekuritas. Sementara itu perolehan kontrak baru PTPP mencapai 75% dari estimasi. (KR)