JAKARTA. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK)meunjukkan portofolio asuransi pada produk pasar modal mencapai 80% sepanjang tahun 2019.

Menurut data yang disampaikan Kepala Eksekutif Pengawasan IKNB Riswinandi per Desember 2019, investasi yang dilakukan oleh sektor Industri Keuangan Non Bank (IKNB) mencapai Rp 1.480 triliun. Angka ini meningkat 9,70% dari tahun sebelumnya. Demikian tulis Riswinandi dalam keterangan tertulis Rabu (26/2/2/2020).

Dari total penempatan investasi IKNB tersebut, sebesar Rp 400,53 triliun atau 28,10% ditempatkan pada aset surat berharga negara (SBN), Rp 200,20 triliun pada obligasi dan sukuk, termasuk Medium Term Notes (MTN). Sedangkan penempatan investasi pada saham dan reksa dana masing-masing mencapai Rp 291,84 triiun dan Rp 278,13 triliun atau setara 18,87% dan 18,65%. Selebihnya, pada deposito sebesar Rp 231,60 triliun (15,61%) dan aset lain Rp 76,38 triliun (5%).

Total aset IKNB sepanjang 2019 mencapai Rp 2.557,78 triliun, naik 8,66% dari tahun lalu Rp 2.353,84 triliun. (AM)