ASII - PT. Astra International Tbk

Rp 5.175

+100 (+1,97%)

JAKARTA - Kinerja pendapatan dan laba tahun berjalan PT Astra Internasional Tbk (ASII) menurun pada 2019 dibandingkan periode serupa tahun lalu. Penurunan kinerja disebabkan penurunan pendapatan penjualan sektor automotif.

Seperti dikutip dari Laporan Keuangan per 31 Desember 2019 pada Jumat (28/2), pendapatan terkumpul sebanyak Rp 237,16 triliun, turun dari Rp 239,20 triliun pada 2018, laba kotor sebanyak Rp 50,23 triliun, turun dari Rp 50,76 triliun, dan laba tahun berjalan sebanyak Rp 26,62 triliun, turun dari Rp 27,37 triliun.

Pada 2019, pendapatan dari sektor otomotif sebanyak Rp 104,84 triliun, diikuti pendapatan alat berat Rp 84,43 triliun, jasa keuangan Rp 20,43 triliun, agribisnis Rp 17,45 triliun, infrastruktur dan logistik Rp 8,10 triliun, teknologi informasi Rp 4,77 triliun, dan properti Rp 447 miliar.

Sedangkan pada 2019, pendapatan dari sektor otomotif sebanyak Rp 107,32 triliun, diikuti pendapatan alat berat Rp 84,62 triliun, jasa keuangan Rp 19,46 triliun, agribisnis Rp 19,08 triliun, infrastruktur dan logistik Rp 7,49 triliun, teknologi informasi Rp 4,07 triliun, dan properti Rp 211 miliar. (LK)