ASII - PT. Astra International Tbk

Rp 4.890

-10 (-0,20%)

JAKARTA. PT Astra International Tbk. akan fokus melakukan ekspansi di tiga sektor yaitu alat berat, otomotif, dan infrastruktur dan akan mengalokasikan belanja modal dan investasi sebesar Rp20 triliun—Rp25 triliun tahun ini.

Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan bahwa total alokasi tersebut terdiri dari belanja modal sebesar Rp15 triliun dan investasi sebesar Rp5 triliun-Rp10 triliun.

“Investasi akan disesuaikan dengan peluang yang ada. Seluruh kebutuhan belanja modal akan menggunakan dana internal,” jelasnya seperti dikutip Bisnis, pekan lalu.

Dia menjelaskan belanja modal pada tahun ini akan terkonsentrasi pada tiga kebutuhan utama, yaitu alat berat, otomotif, dan infrastrutkur. Belanja modal alat berat akan digunakan untuk kebutuhan PT Pamapersada Nusantara, anak perusahaan PT United Tractors Tbk. (UNTR)

Pada 2019, realisasi belanja modal dan investasi Astra secara konsolidasi mencapai Rp22 triliun. Boy menjelaskan realisasi belanja modal pada 2019 tidak sebesar 2018 karena saat itu Astra mengakuisisi tambang emas Martabe senilai US$1,5 miliar. (AM)