JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) masih mencatat 20 perusahaan yang tertera dalam pipeline penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO), menyusul 21 perusahaan yang listed sepanjang 2020.

Data BEI per 8 April 2020 menunjukkan dari 20 perusahaan tersebut, 10 calon emiten tergolong perusahaan besar, dengan klasifikasi aset di atas Rp 250 miliar. Kemudian 7 perusahaan berskala menengah ( aset Rp 50 miliar- Rp250 miliar) dan 3 calon emiten tergolong perusahaan kecil dengan kalsifikasi aset di bawah Rp 50 miliar.

Selain pipeline IPO, BEI juga mencatat terdapat 17 emisi obligasi dan sukuk dengan total nilai mencapai Rp 23,05 triliun. Juga terdapat 5 rencana penerbitan exchange-traded fund (ETF) dan satu penerbitan dana investasi real estat (DIRE) dalam pipeline tersebut. (AM)