TBIG - PT. Tower Bersama Infrastructure Tbk

Rp 1.330

+45 (+3,50%)

JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) akan membayarkan Rp 4,5 triliun dari hutang-hutangnya yang berupa obligasi yang akan jatuh tempo tahun ini.

Melihat laporan keuangan perseroan, mayoritas dari hutang jangka pendek TBIG berada dalam bentuk obligasi jangka pendek sejumlah Rp 2,15 triliun, diikuti dengan beban yang harus dibayar seperti beban pembangunan menara telekomunikasi, beban bunga, gaji karyawan, dan pemeliharaan menara sejumlah Rp 1,17 triliun.

Menurut Helmy Yusman Santoso, Direktur TBIG, sebagian dari liabilitas jangka pendek tersebut sudah dibayarkan menggunakan kas internal perseroan, termasuk hutang lainnya yang akan jatuh tempo akhir tahun ini. "Misalnya, kami sudah mempersiapkan dana untuk membayarkan obligasi rupiah yang akan jatuh tempo minggu depan," katanya seperti dikutip dari Kontan, Minggu (19/4).

Data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menjelaskan bahwa perseroan memiliki tiga hutang yang akan jatuh tempo di tahun 2020: Obligasi Berkelanjutan II Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2017 (Rp 700 miliar) yang jatuh tempo tanggal 21 April, Obligasi Berkelanjutan III Tower Bersama Infrastructure Tahap III Tahun 2019 (Rp 750 miliar) yang jatuh tempo tanggal 4 Juni, dan Obligasi Berkelanjutan II Tower Bersama Infrastructure Tahap III Tahun 2017 (Rp 700 miliar) yang jatuh tempo tanggal 19 September. (ARM/AC)