BUVA - PT. Bukit Uluwatu Villa Tbk

Rp 60

0 (0%)

JAKARTA - Emiten perhotelan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) melaporkan penyusutan pendapatan sampai 90% di kuartal pertama 2020, berbalik situasi dengan kuartal pertama 2019 ketika emiten mengalami kenaikan 49,5%.

Benita Sofia, Sekretaris Perusahaan BUVA, mengatakan bahwa aktivitas perseroan menjadi terhambat akibat wabah Covid-19, mengingat sebagian besar pengguna jasa perseroan adalah wisatawan mancanegara. "Diharapkan agar kegiatan operasional perseroan dapat kembali normal dalam waktu 6 bulan ke depan," ujarnya.

Perseroan mencatatkan penurunan sekitar 20-30% dari kunjungan di awal bulan Maret. Perseroan melakukan efisiensi guna membendung melemahnya performa, dengan perampingan organisasi, efisiensi biaya operasional, pemotongan gaji karyawan, penghapusan outsourcing, dan restrukturisasi pinjaman bank. Perseroan juga menghentikan operasional sementara dari dua hotel, yaitu Alila Ubud dan Alila SCBD, sementara dua hotel lainnya yang beroperasi dengan persentase okupansi single digit, Alila Villas Uluwatu dan Alila Manggis, akan diadakan pemotongan gaji karyawan mulai bulan April, Mei, dan Juni. (ARM/AC)