JAKARTA. Realisasi investasi selama kuartal pertama (Q1) 2020 tercatat sebesar Rp210,7 triliun, tumbuh 1,2% dari kuartal empat (Q4) 2019. Namun jumlah tenaga kerja yang terserap dari triliunan investasi tersebut justru turun 8,33%.

Menurut data yang dihimpun idnfinancials.com, jumlah tenaga kerja yang terserap oleh realisasi investasi Rp210,7 triliun hanya sebanyak 303.085 orang selama Q1 2020. Padahal di Q4 2019, realisasi investasi sebesar RP208,3 triliun sanggup menyerap tenaga kerja sebanyak 303.539 orang.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi selama Q1 2020 didominasi oleh sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi yang mencapai Rp49,3 triliun. Kemudian sektor pendukung realisasi investasi terbesar kedua yaitu sebesar Rp24,5 triliun dari industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya.

Sementara itu pada Q4 2019 lalu, realisasi investasi terbesar berasal dari sektor listrik, gas, dan air yang mencapai Rp30 triliun. Kemudian penyumbang investasi terbesar yaitu Rp27,9 triliun dari sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi. (KR)