TUGU - PT. Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk

Rp 1.295

0 (0%)

JAKARTA - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 84,1% year on year (yoy) menjadi Rp 458,7 miliar pada tahun 2019.

Pada periode yang sama, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) tersebut juga membukukan kenaikan premi bruto terkonsolidasi sebesar 26,5% yoy menjadi Rp 6,4 triliun.

“Peningkatan premi tersebut dikontribusikan terutama dari produk aviasi, kebakaran, aneka dan rekayasa, hingga kendaraan bermotor,” kata Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna usai RUPST perusahaan pada hari Selasa (30/6) seperti dikutip dari siaran pers yang diterima IDNFinancials.com.

Selain itu, pendapatan dari segmen underwriting juga tumbuh 28% yoy menjadi Rp 922,2 miliar. Menurut Indra, kinerja positif segmen tersebut merupakan hasil dari strategi perusahaan dalam memetakan dan mempertahankan akun-akun yang memiliki hasil underwriting baik serta memaksimalkan kapasitas retensi atas risiko.

Pada tahun 2019, Tugu Insurance berhasil mempertahankan peringkat global A- dengan predikat Excellent dari lembaga pemeringkat asuransi global A.M. Best. Per akhir tahun buku tersebut, perusahaan memiliki total aset sebesar Rp 20,7 triliun, naik 18,9% dari tahun buku sebelumnya, dan tingkat Risk-Based Capital (RBC) sebesar 434%, jauh di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120%. (MS)