JAKARTA - RUU Omnibus Cipta Kerja belum memikirkan dampak jangka panjang dari pembukaan lapangan kerja, kata ekonom Emil Salim.

“Yang saya lihat bahwa jalur cipta kerja ini hanya untuk jangka pendek, namun belum berlandaskan jangka panjang yang sesuai ekosistem,” kata Emil dalam diskusi daring pada hari Kamis (16/7) seperti dikutip dari Antara.

RUU Cipta Kerja, imbuh Salim, hanya akan mengeksploitasi sumber daya alam (SDA) untuk menciptakan lapangan kerja tanpa rencana pengelolaan SDA jangka panjang.

Sebagai contoh, mantan menteri era Orde Baru tersebut menyebut bahwa pemerintah akan memaksakan membangun lahan sawah di Kalimantan dan Papua, meskipun kedua wilayah tersebut lebih cocok jika ditanami tumbuhan pangan lainnya.

Selain itu, Emil juga mengatakan bahwa RUU tersebut akan menyebabkan investasi di bidang mineral dan tambang hanya memperhitungkan dampak ekonomi dan tidak memaksimalkan upaya konservasi seperti reboisasi. (MS)