CCSI - PT. Communication Cable Systems Indonesia Tbk

Rp 230

0 (0%)

JAKARTA - Pasca setahun memulai debutnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Communication Cable System Indonesia Tbk (CCSI) baru merealisasikan dana IPO sebesar Rp 10,06 miliar dari total Rp 45,35 miliar. Minimnya penyaluran dana IPO itu karena perusahaan masih melakukan survei untuk jalur dan titik landing Proyek Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL). Hal itu disampaikan Adi Susetio, Direktur HRD dan GA PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) dalam keterbukaan informasi pada Kamis (6/8).

Dalam prospektus IPO, manajemen berencana mengalokasikan Rp 18,81 miliar untuk belanja modal pengembangan proyek fiber optic cable periode 2019-2020, modal kerja pengoperasian proyek FO submarine Rp 3,18 miliar, dan modal kerja operasional tahun 2020 Rp 23,53 miliar. Namun hingga semester I 2020, realisasi untuk belanja modal untuk proyek fiber optic sebesar Rp 9,76 miliar dan modal kerja pengoperasioan proyek FO submarine Rp 295 juta. Sisanya dana hasil IPO saat ini sebesar Rp 35,47 miliar.

Dia mengatakan untuk proyek SKKL Jawa-Bali, khususnya penggelaran kabel (post mainlay) penghubung jalur Muncar (Jawa) ke Candikusuma (Bali) sudah dikerjakan sejak akhir Juni 2020. "Saat ini perusahaan sedang mengerjakan post burrial ke dua di lokasi tersebut. Operasional proyek SKKL Jawa-Bali diharapkan sesuai target pada kuartal IV tahun ini," katanya.(LK)