JSKY - PT. Sky Energy Indonesia Tbk

Rp 268

0 (0%)

JAKARTA. PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) akan kembali meminta ijin pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk melakukan rights issue atau hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) dan menargetkan tambahan modal sekitar Rp84,97 miliar.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), RUPSLB akan diselenggarakan pada 25 september 2020. Pada 25 Juli 2019, RUPSLB perseroan telah menyetujui rights issue, namun persertujuan itu menjadi batal karena telah melewati 12 bulan.

Dalam keterbukaan informasi tersebut, JSKY berencana untuk menerbitkan saham baru sebanyak 1.699.448.100 lembar dengan nilai nominal Rp 50 per lembar saham. Pemegang saham yang tidak merealisasikan haknya, maka saham kepemilikannya akan terdilusi maksimum sebesar 45,54%.

JSKY pun menargetkan mendapatkan tambahan modal sekitar Rp 84,97 miliar. Seluruh dana akan digunakan untuk memperkuat struktur modal perseroan, kata Frisky Kurniawan, Sekretaris Perusahaan Sky Energy Indonesia.

JSKY adalah perusahaan industri energi terbarukan. Selain memproduksi dan memasarkan panel surya, JSKY tahun ini juga mengerjakan sejumlah proyek pembangkit listrik tenaga surya di berbagai daerah, seperti proyek pembangkit listrik tenaga surya di Merauke, Papua, dan Sorong, Papua Barat, dengan nilai sekitar Rp500 miliar. (AM)