JAKARTA - Jungle Ventures, perusahaan permodalan ventura (venture capital) yang berbasis di Singapura, mengumumkan komitmen investasi jangka panjang di Indonesia.

Didirikan pada tahun 2012, selama lima tahun terakhir Jungle Ventures telah menyuntikkan modal ke sejumlah perusahaan rintisan (startup) ternama di Indonesia seperti platform pinjaman Kredivo, platform pemesanan hotel RedDoorz, situs e-commerce produk kecantikan Sociolla, dan perusahaan teknologi logistik Waresix.

Menurut co-founder dan Managing Partner Jungle Ventures Amit Anand, perusahaan berkomitmen untuk bekerjasama dengan pendiri startup asal Indonesia yang memiliki ambisi regional dan global.

“Ke depan, kita dihadapkan dengan masyarakat Asia Tenggara yang terdiri dari lebih dari 300 [juta] penduduk milenial yang melek digital dan bertindak serta berpikir sebagai masyarakat yang homogen,” kata Anand dalam keterangan resmi yang diterima IDNFinancials.com, Selasa (29/9).

“Kami ingin berinvestasi kepada para founder yang memiliki visi yang sama dalam ekonomi digital untuk mengatasi keterbatasan model bisnis dan pasar yang ada.”

Pada tahun 2020, Jungle Ventures terlibat dalam pendanaan Seri B Waresix yang merupakan pendanaan Seri B terbesar di Indonesia dengan nilai US$100 juta, pendanaan Seri E Sociolla dengan nilai US$58 juta, dan pendanaan Seri D perusahaan desain interior Livspace dengan nilai US$90 juta.

Selain itu, perusahaan juga menjual sahamnya di tiga startup yaitu Paysense kepada Naspers, Pokkt kepada Anymind Group, dan TradeGecko kepada Intuit. (MS)