JAKARTA - Hingga Senin (28/9) pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sudah menyalurkan subsidi gaji kepada 10.180.341 orang atau 87,35% dari target sebanyak 11,6 juta orang dalam tahap I hingga IV, kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

“Penyaluran bantuan subsidi gaji/upah bagi para pekerja ini berjalan dengan baik. Namun begitu, masih ada sejumlah catatan kendala dalam penyaluran subsidi gaji/upah,” kata Ida dalam keterangan resmi pada hari Selasa (29/9).

Dari jumlah tersebut, 2.484.429 orang menerima subsidi pada tahap I, 2.981.602 menerima pada tahap II, 3.476.123 orang pada tahap III, dan 1.238.187 orang pada tahap IV. Secara total, pemerintah menargetkan total penerima subsidi sebanyak 15,7 juta orang.

Menurut Ida, kendala yang sering muncul dalam penyaluran subsidi di antaranya duplikasi rekening, rekening yang sudah tutup, rekening pasif, rekening tidak valid, dan rekening dibekukan. Terkait hal tersebut, ia meminta calon penerima untuk mengonfirmasi rekening kepada pemberi kerja untuk mencegah kesalahan pelaporan rekening kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, Ida juga mengatakan pihaknya berharap bahwa penerima subsidi gaji akan memanfaatkan susbidi dengan baik untuk menggerakkan ekonomi yang terdampak pandemi virus corona (COVID-19). “Kami berharap pekerja atau buruh yang mendapatkan subsidi ini digunakan untuk membeli kebutuhan pokok, khususnya produk UMKM,” ujarnya. (MS)