ACST - PT. Acset Indonusa Tbk

Rp 270

-12 (-4,44%)

JAKARTA - PT Acset Indonusa Tbk (ACST) meraih dana sebesar Rp 1,49 triliun dari Penawaran Umum Terbatas (PUT) II dengan skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue yang selesai pada 15 September 2020 lalu.

Dana tersebut, kata Direktur Utama Acset Indonusa Idot Supriadi, akan digunakan untuk membayar shareholder loan kepada PT United Tractors Tbk (UNTR).

“Kami harap hal ini dapat mendorong pertumbuhan perusahaan dalam rangka memberikan yang terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Idot dalam keterangan resmi yang diterima IDNFinancials.com, Selasa (29/9).

Dalam aksi korporasi tersebut, PT Karya Supra Perkasa (KSP) selaku pembeli siaga (standby buyer) meningkatkan kepemilikannya di Acset Indonusa menjadi 64,84% atau 4.165.808.885 lembar. 7,12% saham perusahaan dimiliki oleh PT Cross Plus Indonesia, sedangkan sisanya sebesar 28,04% dimiliki oleh investor publik.

Pada semester I (1H) tahun 2020, Acset Indonusa mencatatkan penurunan kerugian bersih sebesar 37,6% year on year (yoy) menjadi Rp 252,20 miliar. Di periode yang sama, pendapatan perusahaan juga menurun 51,8% yoy.

Pada awal September, perusahaan mengantongi kontrak pembangunan tol akses Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Jawa Barat senilai Rp 260 miliar. Konsesi jalan tol tersebut dipegang oleh PT Lintas Marga Sedaya. (MS)