ACST - PT. Acset Indonusa Tbk

Rp 282

-12 (-4,26%)

JAKARTA - PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) bersama dengan PT Putragaya Wahana (PGW) telah mengadakan seremoni topping-off gedung Thamrin Nine Tower 1 pada Kamis, 15 Oktober 2020 kemarin. Seremoni ini dilakukan di lantai 70 gedung tersebut, yang secara simbolis menyatakan bahwa konstruksi telah dilakukan hingga bagian atap gedung. Sementara itu, konstruksi lanjutan hingga lantai 75 masih akan diteruskan hingga proses serah terima dilakukan dari ACSET kepada PGW selaku pemberi kerja/owner pada tahun 2021.

Pada saat selesai dibangun pada tahun 2021, gedung Thamrin Nine Tower 1 akan menjadi gedung tertinggi di Indonesia dengan 75 lantai dan ketinggian hingga 385 meter. Tinggi ini meliputi ketinggian dari lantai dasar (ground level) hingga bagian crown dan menara gedung. Selain itu, gedung Thamrin Nine Tower 1 juga dilengkapi dengan 6 lantai basement.

“ACSET bangga mendapat kepercayaan menjadi kontraktor dari sebuah gedung landmark prestisius di Indonesia. Ke depannya, kami optimis bahwa ACSET mampu menghasilkan karya lainnya yang menjadi kebanggaan bangsa,” ujar Idot Supriadi, Presiden Direktur ACSET yang hadir dalam seremoni tersebut. Selain gedung Thamrin Nine, kini ACSET juga tengah berpartisipasi dalam pembangunan gedung kembar ikonik Indonesia 1 yang juga akan masuk pada daftar sepuluh bangunan tertinggi di Indonesia ketika tahap konstruksinya sudah selesai.

Sehubungan dengan strukturnya yang supertall, ACSET menggunakan beberapa material dan teknik konstruksi khusus yang tergolong tidak cukup umum di industri konstruksi Indonesia. Salah satunya penggunaan belt truss dan outrigger yang sangat besar pada lantai 35-36 dan 55-57 untuk mendukung ketinggian gedung. Di samping itu, ACSET juga memilih metode cast-in-situ dibandingkan pre-cast untuk melakukan konstruksi kolom dari tingkat dasar hingga tingkat menengah gedung untuk meningkatkan resistensi gedung terhadap gempa bumi. Selain dilengkapi dengan fitur anti-gempa, gedung Thamrin Nine Tower 1 juga sudah memenuhi standar wind load test untuk memastikan ketahanan struktur gedung supertall terhadap angin. (LM)