JAKARTA - DPR memperioritaskan pengawasan terhadap pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) agar tidak terjadi penyimpangan anggaran. Hal itu disampaikan Amir Uskara, Wakil Ketua Komisi XI DPR merespon percepatan pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi COVID-19 dalam keterangan tertulis dikutip, Jumat (6/11).

Menurut dia, pemerintah telah mengupayakan percepatan realisasi PEN terutama pada program perlindungan sosial dan penanganan kesehatan masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Namun, program itu tetap diawasi supaya tidak terjadi penyimpangan anggaran sehingga keluar dari tujuan untuk pemulihan ekonomi nasional.

"Ini terus kami pantau di DPR RI, khususnya anggaran bantuan sosial agar diprioritaskan guna menahan laju kemiskinan," ujarnya.

Badan Pusat Statistik (BPS), katanya, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi minus 3,49% pada kuartal III 2020. Dalam kondisi ini, lanjutnya, langkah yang diutamakan yakni, percepatan pemulihan dari sisi belanja pemerintah. "DPR mendukung langkah percepatan pemulihan ekonomi melalui program PEN agar resesi ekonomi tidak berlanjut di tahun 2021," katanya. (LK)