JAKARTA. PT Panca Mitra Multiperdana akan melanjutkan rencana penawaran saham perdananya (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pertengahan Desember mendatang, setelah rencana ini sempat tertunda.

Menurut informasi yang diperoleh Idnfinancials.com, Panca Mitra Multiperdana telah mengantongi kode pencatatan saham “PMMP” di BEI. Pada Senin (23/11) siang hari nanti, perseroan akan mengadakan due diligence meeting dan paparan publik untuk menjelaskan rencana IPO mereka secara lebih detail.

Dalam pengumuman resminya terkait agenda tersebut, manajemen Panca Mitra Multiperdana mengaku telah menggandeng PT Sinarmas Sekuritas dan PT Mirae Asset Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. 

Adapun penawaran awal dari IPO Panca Mitra Multiperdana akan dilaksanakan pada 23-27 November 2020. Perseroan memperkirakan tanggal efektif penawaran umum akan diperoleh pada 4 Desember 2020. Sementara itu masa penawaran umum diperkirakan akan berlangsung pada 8-9 Desember 2020 dan tanggal pencatatan di BEI pada 15 Desember 2020.

Dalam prospektus IPO yang telah dipublikasikan, Panca Mitra Multiperdana akan menawarkan sebanyak-banyaknya 667,5 juta lembar saham baru. Ini setara dengan 25,02% dari jumlah modal disetor perseroan setelah IPO. 

Dana perolehan dari IPO tersebut akan dipakai oleh Panca Mitra Multiperdana untuk mendukung rencana ekspansi bisnisnya. Rinciannya, sekitar 25% akan dialokasikan untuk pembangunan pabrik ke-8 yang dimiliki perseroan. 60% akan dipakai untuk pembangunan pabrik baru ke-9, dan sisanya 15% akan dipakai untuk modal kerja. (KR)