JAKARTA - Kementerian Perdagangan mendorong pelaku usaha agar go digital guna meningkatkan penjulan dan memperluas jangkuan pasar. Hal itu disampaikan Agus Suparmanto, Menteri Perdagangan dalam siaran pers yang dikutip pada Jumat (27/11).

Dikatakannya belanja daring menjadi pilihan masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Penjualan daring, katanya, terus mencatatkan pertumbuhan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika, penjualan produk di media sosial dan portal niaga (e-commerce) tahun 2020 mencapai Rp 446,75 triliun, naik 400% dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp 124,9 triliun.

Selain dituntut untuk go digital, katanya, kalangan usaha diminta memberikan jaminan produk guna membangun kepercayan dan mengembangkan komunikasi pemasaran. "Besarnya potensi belanja daring saat ini menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk memulai transformasi digital," tuturnya.

Per Januari-Oktober 2020, neraca perdagangan tercatat US$ 17,07 miliar, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Ekpor per Oktober 2020 sebesar US$ 14,39 miliar sedangkan impor tercatat US$ 10,78 miliar. (LK)