PNIN - PT. Paninvest Tbk

Rp 880

+5 (+0,57%)

JAKARTA. PT Paninvest Tbk (PNIN), perusahaan asuransi milik Panin Group, mengumumkan perolehan laba bersihnya sebesar Rp697,03 miliar selama Januari-September (9M) 2020, turun 30,17% secara year-on-year (yoy).

Manajemen PNIN menjelaskan penurunan laba tersebut disebabkan oleh pendapatan premi yang jauh lebih rendah dari tahun lalu. Pada 9M 2020, pendapatan premi bersih perseroan hanya mencapai Rp1,74 triliun, 38,14% lebih rendah dari pendapatan premi di periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, kegiatan usaha investasi di selama 9M 2020 hanya menghasilkan Rp581,72 miliar, 2% lebih rendah dari perolehan investasi pada periode yang sama tahun lalu. Kemudian kerugian dari bisnis efek dan reksa dana PNIN pada 9M 2020 juga mencapai Rp649,2 miliar, 23 kali lipat lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu.

Sebagai informasi, total aset PNIN sampai dengan September 2020 kemarin tercatat sebanyak Rp32,11 triliun. Ini 0,42% lebih rendah dibandingkan total aset pada akhir Desember 2019 lalu.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen PNIN mengaku kegiatan usahanya masih terkena dampak pandemi covid-19 hingga pertengahan September kemarin. Namun pihak manajemen memastikan tidak ada dampak bersifat material terhadap kontrak maupun komitmen terhadap kewajiban perseroan. (KR)