KAEF - PT. Kimia Farma Tbk

Rp 1.260

-30 (-2,38%)

JAKARTA - PT Kimia Farma Apotek, anak perusahaan PT Kimia Farma Tbk (KAEF), mengumumkan rencananya untuk menggunakan solusi Cloud Advertising yang dikembangkan oleh PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX), anggota usaha PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) melalui anak usahanya PT Digital Consumer Engagement (DCE).

Dengan kemitraan ini, layar-layar digital cloud advertising akan dipasang pada 1.200 apotek Kimia Farma di seluruh Indonesia. Pemasangan layar-layar ini diharapkan akan selesai pada Kuartal Pertama tahun 2021.

Melalui kolaborasi ini diharapkan DMMX mampu menghadirkan ekosistem pemasaran berbasis solusi Cloud Advertising berupa layar digital terintegrasi untuk PT Kimia Farma Apotek pada jaringan gerai-gerainya. Dengan solusi ini, PT Kimia Farma Apotek akan mampu melakukan eksekusi konten- konten pemasaran yang lebih menarik dengan cepat, tepat, cerdas dan terintegrasi. Yang tentunya bisa menjadi pondasi awal untuk pengembangan komunikasi pemasaran via teknologi digital ke depan.

Nurtjahjo Walujo Wibowo, Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek berkomentar, “Kami senang bekerja sama dengan DMMX untuk memasang solusi layar digital mereka di 1.200 apotek-apotek kami. Melalui kemitraan ini, kami berharap bisa meningkatkan pengalaman pelanggan yang mengunjungi apotek-apotek kami dan melibatkan mereka dalam tingkat yang lebih personal. Sebagai tambahan, solusi DMMX juga membuka peluang untuk menciptakan pendapatan tambahan dan meningkatkan keuntungan masing-masing toko dalam jangka panjang. Secara progresif, kami terus menjelajahi kemungkinan-kemungkinan kerja sama dengan DMMX dan mengintegrasikan keahlian mereka dalam proses kami sehari-hari.”

Di fase awal kemitraan ini, akan dipasang 1 layar di masing-masing toko di 1.200 gerai apotek yang telah ditentukan. Seiring dengan perkembangan kemitraan Kimia Farma Apotek dan DMMX, solusi DMMX berpotensi untuk disebarkan di PT Kimia Farma Diagnostika, anak perusahaan PT Kimia Farma Apotek yang memiliki usaha di bidang klinik dan laboratorium klinis. (LM)