DGNS - PT. Diagnos Laboratorium Utama Tbk

Rp 745

+45 (+6,04%)

JAKARTA - PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS), akan mencatatkan saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (15/1). Dalam penawaran perdana saham yang berlangsung kemarin (4-8/1), manajemen DGNS menargetkan meraup dana segar sebesar Rp 50 miliar.

Dikutip dari prospektus ringkas perusahaan yang dipublikasikan, DGNS menawarkan 250 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 200 per saham. Jumlah saham yang ditawarkan itu sebanyak 20% dari modal disetor perusahaan setelah aksi korporasi ini. Perusahaan ini mencatatkan modal dasar sebesar Rp 100 miliar, modal ditempatkan dan disetor Rp 25 miliar dengan struktur pemegang saham antara lain, PT Bunda Investama Indonesia (BII) 51% dan PT Bunda Medik (BM) 49%. Pasca aksi korporasi ini, struktur pemegang saham menjadi BII 40,80%, BM 39,20%, dan masyarakat 20%.

Dana dari hasil aksi korporasi ini akan digunakan untuk pengembangan usaha 42,6% dan 57,4% untuk modal kerja DGNS. Pengembangan usaha yang akan dilakukan antara lain, pembangunan laboratorium utama, pembangunan cabang Makassar, Surabaya, Medan yang ditargetkan rampung pada tahun ini, serta mendukung operasional cabang yang sudah ada (existing). (LK)