BBTN - PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Rp 1.830

-30 (-1,64%)

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) akan menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) senilai Rp 8,73 triliun pada tahun ini. Hal itu disampaikan Nixon LP Napitupulu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) dikutip Jumat (22/1).

Disampaikannya bahwa fasilitas pembiayaan itu disalurkan untuk subsidi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) konvensional sebesar Rp 7,76 triliun dan KPR syariah Rp 965 miliar. "Seluruh dana FLPP itu diperuntukkan membiayai 81.000 unit rumah subsidi," katanya.

Menurut dia, penyaluran program FLPP ini akan diintegrasikan dengan aplikasi SiKasep, yakni aplkikasi KPR BTN. Pembiayaan ini, lanjutnya, akan mensasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan uang muka (down payment) 1% dari harga rumah dan bunga tetap 5% per tahun hingga 20 tahun.

"Kami akan optimalkan pembiayaan perumahan subsidi melalui KPR Sejahtera untuk segmen MBR," katanya. (LK)