INCO - PT. Vale Indonesia Tbk

Rp 5.025

+65 (+1,31%)

JAKARTA - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatatkan laba sebesar US$ 82,8 juta sepanjang 2020, tumbuh dibandingkan periode serupa tahun 2019 sebanyak US$ 57,4 juta, yang dipicu kenaikan produksi dan efisiensi dari penurunan harga bahan bakar.

Dalam siaran pers yang dikutip pada Jumat (26/2), Nico Kanter, Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menyampaikan produksi nikel dalam matte sebanyak 72.237 metrik ton (t), naik dari 71.025 metrik ton di tahun 2019. "Volume penjualan nikel meningkat menjadi 72.846 metrik ton nikel matte dari 72.044 metrik ton nikel matte," katanya.

Meski begitu, pendapatan INCO tercatat lebih rendah 2% menjadi US$ 764,7 juta di tahun 2020, dibandingkan penjualan tahun 2019 sebesar US$ 782 juta. Hal itu dipicu penurunan harga realisasi pengiriman nikel matte menjadi US$ 10.498 per ton dari US$ 10.855 per ton.

Perusahaan ini dapat menekan beban pokok dengan turunnya beban pokok pendapatan yakni, harga bahan bakar batu bara turun menjadi US$ 98,83 per ton dari US$ 119,49 per ton, high sulphur fuel oil (HSFO) menjadi US$ 42,02 per barel dari US$ 65,41 per barel, dan bahan bakar diesel menjadi US$ 0,39 per liter dari US$ 0,57 per liter. (LK)