CAKK - PT. Cahayaputra Asa Keramik Tbk

Rp 70

0 (0%)

JAKARTA. PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK), produsen keramik dengan total aset Rp93,6 miliar, mengalami penurunan laba bersih yang cukup tajam pada 2020 lalu karena bisnisnya terganggu pandemi Covid-19.

Manajemen CAKK mengumumkan perolehan laba bersih pada 2020 lalu tercatat sebanyak Rp144 miliar. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya atau secara year-on-year (yoy), laba bersih perseroan turun 93%.

Sementara itu pendapatan CAKK tercatat turun 25% secara yoy pada 2020 menjadi sebesar Rp217,01 miliar. Sebagai rincian, sebanyak Rp173,91 miliar pendapatan perseroan berasal dari penjualan produk keramik lantai. Kemudian sebanyak Rp42,02 miliar berasal dari penjualan produk keramik dinding dan sisanya Rp1,08 miliar merupakan penjualan dari produk lain.

Dalam laporan keuangan yang baru saja dirilis, Manajemen CAKK menyebut penurunan pendapatan ini dipengaruhi oleh lesunya permintaan pasar. “Konsumsi rumah tangga sepanjang 2020 tercatat minus 2,63% yang dikarenakan penurunan mobilitas dan pergerakan perekonomian.”

Pada pertengahan 2020 lalu, Manajemen CAKK juga sempat menghentikan sebagian kegiatan operasionalnya. Perseroan juga telah berusaha meningkatkan efisiensi fasilitas produksi untuk menekan biaya operasionalnya. (KR)