ASII - PT. Astra International Tbk

Rp 5.375

-50 (-0,92%)

JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) membukukan penurunan laba bersih 22% year-on-year (yoy) pada kuartal pertama (Q1) 2021, menjadi sebesar Rp3,73 triliun.

Djony Bunarto Tjondro, Presiden Direktur ASII, menjelaskan penurunan tersebut disebabkan karena dampak pandemi Covid-19 yang baru terasa pada Maret 2020 lalu. Sehingga performa bisnis perseroan di Q1 tahun ini, lebih rendah dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu.

“Walaupun kinerja usaha Grup perlahan membaik pada beberapa bulan terakhir, prospek kinerja tahun ini masih dibayangi oleh ketidakpastian akibat dampak dari pandemi yang masih berlanjut,” ungkap Tjondro kepada idnfinancials.com.

Berdasarkan lini bisnis, penurunan laba terbesar berada pada bisnis agribisnis ASII yang mencapai 56% secara yoy di Q1 2021. Kemudian laba dari lini bisnis teknologi informasi turun 50%, infrastruktur dan logistik turun 42%, jasa keuangan turun 30%, serta otomotif turun 26%.

Total pendapatan dari seluruh lini bisnis ASII di Q1 2021 tercatat sebesar Rp51,7 triliun. Perolehan pendapatan ini turun 4% yoy dari periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp54 triliun. (KR)