SSIA - PT. Surya Semesta Internusa Tbk

Rp 480

+4 (+1,00%)

JAKARTA - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) proyeksikan pendapatan pada tahun ini tumbuh 15% dibandingkan realisasi pendapatan tahun 2020 sebesar Rp 2,94 triliun. Hal itu disampaikan Herman Gunadi, Sekretaris Perusahaan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dalam siaran pers dikutip Kamis (29/4).

Menurut dia, target tersebut disertai harapan bahwa kawasan Subang Smartpolitan yang diluncurkan pada 18 November 2020, dapat membukukan komitmen penjualan seluas 40 Hektare (Ha). Selain itu, perusahaan juga menetapkan marketing sales seluas 20 Ha dari Suryacipta City of Industry Karawang pada tahun ini.

"Jika pandemi COVID-19 memburuk hingga akhir tahun nani, ada potensi target tersebut ikut terpengaruh," katanya.

Pendapatan SSIA sepanjang tahun 2020 menurun 26,4% dari realisasi pendapatan sebelum pandemi COVID-19 di tahun 2019 sebanyak Rp 4 triliun, sedangakan kerugian tercatat sebanyak Rp 87,5 miliar dari laba pada tahun 2019 sebanyak Rp 92,3 miliar.

Penjualan yang menurun berasal dari segmen konstruksi menjadi Rp 2,08 triliun dari Rp 2,61 triliun dan perhotelan menjadi Rp 219,8 miliar dari Rp 811,4 miliar. Segmen properti menyumbang kenaikan menjadi Rp 651,6 miliar dari Rp 588,2 miliar dan segmen lainnya menjadi Rp 13,5 miliar dari Rp 11,3 miliar.

"Bisnis properti, konstruksi dan perhotelan menghadapi tantangan berbeda-beda dampak pandemi COVID-19," ujarnya. (LK)