INCO - PT. Vale Indonesia Tbk

Rp 6.400

-100 (-2,00%)

JAKARTA. Untuk pertama kalinya sejak tahun 2014 PT Vale Indonesia Tbk (INCO) akan membagikan dividen tunai kembali senilai US$ 33 juta dari hasil kinerja tahun buku 2020.  

Direktur Keuangan Vale Indonesia Bernardus Irmanto menjelaskan nilai tersebut setara 40% dari laba bersih 2020 yang dikantongi oleh INCO. Tahun lalu INCO mencatatkan laba bersih sebesar US$ 82,82 juta. 

Menurut Bernardus, pertimbangan untuk membagi dividen tersebut karena kas yang dimiliki INCO cukup tinggi pada akhir 2020 serta membaiknya harga nikel yang mendorong kinerja perusahaan membaik. Pada akhir 2020 kas dan setara kas INCO tercatat sebesar US$ 388,68 juta, naik dari posisi awal tahun yang tercatat US$ 249,04 juta. "Pertimbangan pertama kas yang kita miliki di akhir 2020. Kami akumulasi kas tinggi sampai akhir 2020," jelas Anto, Kamis (29/4). 

Hal lain yang menjadi pertimbangan INCO untuk membagikan dividen maksimal 40% dari laba bersih adalah kebutuhan biaya untuk pelaksanaan proyek strategis yakni Bahadopi dan Pomalaa. Saat ini Vale Indonesia masih tahap penyelesaian negosiasi untuk proyek Bahadopi dan Pomalaa. Untuk proyek Pomalaa saat ini dalam tahap negosiasi inti dan diharapkan final investment decision (FID) pada tahun depan. (AM)