BBHI - PT. Bank Harda Internasional Tbk

Rp 1.610

-60 (-3,73%)

JAKARTA - PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) akan melaksanakan rights issue untuk memperkuat permodalan terkait pemenuhan modal inti minimum (MIM) sebesar 2 triliun pada tahun 2021 sesuai aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Aryanto Halawa, Finance, Planning & Control Division Head PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) menyampaikan bahwa perusahaan akan menerbitkan 7,5 miliar saham baru dengan nominal Rp 100 per saham atau 179,20% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan. "Rencana ini akan dilaksanakna selambatnya 12 bulan setelah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung besok (7/5)," katanya.

Bank Harda akan mendapatkan tambahan ekuitas sebesar Rp 750 miliar setelah melaksanakan aksi korporasi itu. Modal dasar naik menjadi Rp 1,16 triliun, modal ditempatkan dan disetor Rp 1,16 triliun, serta struktur pemilik saham dengan asumsi MC mengambil seluruhnya saham yang diterbitkan yakni, MC 90,59% dan masyarakat 9,41%.

Saat ini, modal dasar Bank Harda sebesar Rp 1 triliun dan moda ditempatkan dan disetor Rp 418,44 miliar dengan struktur pemilik PT Mega Corpora (MC) 73,71% dan masyarakat 26,29%.(LK)