MDKA - PT. Merdeka Copper Gold Tbk

Rp 2.340

-50 (-2,14%)

JAKARTA - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) membukukan rugi periode berjalan US$ 6,34 juta per triwulan I 2021 dibandingkan periode serupa tahun 2020 dengan laba sebesar US$ 14,11 juta. Kerugian disebabkan anjloknya pendapatan usaha hingga lebih 50%.

Dalam Laporan Keuangan per triwulan I 2021 yang dipublikasikan pada Rabu (19/5), Tri Boewono, Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menyampaikan pendapatan usaha US$ 46,54 juta, turun dari US$ 103,78 juta. Rugi kotor US$ 2,22 juta, turun di bawah capain laba kotor US$ 34,21 juta karena beban pokok pendapatan lebih tinggi dari pendapatan.

Penurunan pendapatan berasal dari segmen penjualan ekspor, sedangkan pasar doomestik naik dari tahun lalu. Pendapatan dari ekspor tercatat menjadi US$ 40,09 juta dari US$ 108 juta dan domestik US$ 5,98 juta, naik dari US$ 1,09 juta.

Kontribusi dari pelanggan MDKA yang pada tahun lalu mencapai US$ 96,38 juta, turun menjadi US$ 39,68 juta. Adapun pelanggan pihak ketiga perusahaan ini antara lain, Precious Metals Global Markets (HSBC), Mitsui & Co Ltd, dan PT Karya Sumiden Indonesia. (LK)