GIAA - PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Rp 222

0 (0%)

JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengembalikan dua pesawat jenis B 737-800 NG kepada salah satu lessor pesawat sebagai kebijakan strategis mengurangi beban operasional dan utang di tengah masa pandemi COVID-19. Garuda saat ini menyewa 73 unit pesawat jenis itu kepada lessor.

Irfan Setiaputra, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menyampaikan pengembalian armada pesawat sewa yang belum jatuh tempo merupakan percepatan jangka waktu sewa dan optimalisasi produktivitas. "Ini dilakukan di tengah kinerja yang tertekan dampak pandemi COVID-19," katanya dikutip dalam siaran pers Kamis (10/6).

Menurut dia, percepatan pengembalian pesawat sewa kepada salah satu lessor dengan mengubah registrasi pesawat terkait. Saat ini, sebanyak 50 pesawat tengah grounded dan 39 unit dalam proses maintenance.

Saat ini, Garuda mengoperasikan 53 unit pesawat dari 142 unit ekisting. Dari 142 pesawat Garuda, 136 di antaranya merupakan pesawat sewa dan 6 unit milik sendiri. Jenis pesawat GIAA yang beroperasi berasal dari berbagai jenis yakni, B 777-300, A 330-900, A 330-300, A 330-200, B 737-800, B 737-8 MAX, CRJ 100, dan ATR 72-600.

Perusahaan pelat merah itu tengah menghadapi tuntutan pembayaran sewa pesawat dari lessor di tengah penurunan pendapatan karena pandemi COVID-19. Adapun kebijakan Garuda guna memastkan rasio solvabilitasnya tetap sehat yaitu, negosiasi dengan lessor pesawat, restrukturisasi utang terhadap mitra usaha BUMN, restrukturisasi pinjaman perbankan. (LK)