PSSI - PT. Pelita Samudera Shipping Tbk

Rp 625

-5 (-1,00%)

JAKARTA. PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) telah mendapat izin dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk menandatangani fasilitas pinjaman jangka panjang senilai US$13,9 juta dari PT Bank Permata Tbk (BNLI) dengan tenor 4 tahun.

Menurut keterangan resmi yang diperoleh idnfinancials.com, fasilitas pinjaman setara Rp200 miliar tersebut akan dipakai untuk mendukung strategi ekspansi armada berkelanjutan PSSI. Dengan fasilitas pinjaman ini, perseroan akan membeli 3 set Kapal Tunda (Tugboat) dan Tongkang.

Sebagian armada baru telah dibeli oleh PSSI pada kuartal pertama (Q1) 2021 kemarin. “Pada kuartal I/2021, Perseroan telah melakukan pembelian 2 unit Tugboat dan telah memberikan hasil positif,” kata Imelda Agustina Kiagoes, Corporate Secretary PSSI.

Sebagai catatan, segmen usaha Tugboat dan Tongkang PSSI berkontribusi hingga US$8,7 juta terhadap pendapatan usaha pada Q1 2021 kemarin. Ekspansi armada juga membuat pendapatan sewa berjangka (time charter revenue) perseroan naik menjadi US$2,3 juta di Q1 2021, dari US$125 ribu pada Q1 2020.

Selain menyetujui perolehan pinjaman berjangka, RUPS PSSI juga menyetujui pembagian dividen tunai dari laba bersih tahun buku 2020. Seperti diberitakan idnfinancials.com sebelumnya, total dividen yang akan dibagikan yaitu US$2,97 juta atau sekitar Rp43 miliar, setara dengan 35% laba perseroan pada 2020.

Di samping itu, PSSI juga mendapat persetujuan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) 300 juta lembar saham. Buyback saham ini dilaksanakan secara bertahap sejak 17 Juni 2021 sampai dengan 16 Juni 2022. (KR)