PTDU - PT. Djasa Ubersakti Tbk

Rp 162

+26 (+16,00%)

JAKARTA. PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) membukukan kerugian sebanyak Rp7,3 miliar di kuartal pertama (Q1) tahun ini, akibat kenaikan harga besi dan beban usaha lainnya.

Menurut Toto Yulianto, Direktur Keuangan PTDU, kerugian tersebut dipengaruhi oleh kinerja pendapatan perseroan yang turun 13,34% secara year-on-year (yoy) pada Q1 2021, menjadi sebesar Rp5,64 miliar. Di periode yang sama tahun lalu, perseroan masih sanggup membukukan pendapatan Rp6,51 miliar.

“Dari sisi beban, terdapat tekanan dari beban langsung terutama dari harga besi yang sudah naik lebih dari 30% sejak akhir tahun lalu dan kenaikan beban umum dan administrasi terutama beban gaji dan tunjangan dan lain-lain,” jelas Yulianto lewat siaran pers hari ini.

Meskipun demikian, Yulianto mengaku PTDU optimis kinerja keuangan di kuartal berikutnya akan membaik. Hal ini dipengaruhi oleh proses pengerjaan proyek yang telah dilanjutkan.

Sebagai catatan, total aset PTDU per 31 Maret 2021 tercatat sebanyak Rp260,04 miliar. Sedangkan total liabilitasnya meningkat 22,73% pada Q1 2021 menjadi Rp173,56 miliar, dari total liabilitas per 31 Desember 2020. (KR)