BBTN - PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Rp 1.830

-30 (-1,64%)

JAKARTA. Sejumlah strategi yang dilancarkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) untuk mendorong kinerja telah membuah hasil dengan meningkatnya laba bersih sebesar 19,87% (yoy) menjadi Rp920 miliar dari Rp768 miliar.

Strategi yang diterapkan BBTN antara lain efisiensi, digitalisasi, perampingan outlet, hingga meningkatkan fee based income melalui transaksi non-kredit.

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, BTN terus melakukan transformasi dan inovasi agar bisnis tetap melaju positif meski berada di tengah kondisi pandemi. “Kami terus berupaya meningkatkan bisnis untuk memenuhi kebutuhan rumah rakyat yang semakin mendesak di masa pandemi ini,” tutur Haru secara virtual pada Rabu (28/7).

Sepanjang 6 bulan pertama Bank BTN menorehkan pertumbuhan 5,59% untuk pembiayaan kredit dari Rp 251,83 triliun menjadi Rp 265,9 triliun.  Kenaikan kredit juga disertai dengan perbaikan kualitas dan peningkatan cadangan untuk menjaga bisnis tumbuh berkelanjutan.

Dari jumlah tersebut, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi masih menjadi penggerak utama dengan kenaikan sebesar 11,17% yoy menjadi Rp 126,29 triliun per kuartal II-2021. Sedangkan KPR Non-subsidi hanya tumbuh 0,90% yoy menjadi Rp 80,59 triliun. Kredit konsumer non-perumahan tercatat meningkat di level 17,47% yoy menjadi Rp 5,43 triliun. (AM)