NOBU - PT. Bank Nationalnobu Tbk

Rp 790

+40 (+5,06%)

JAKARTA. PT Bank Nationalnobu Tbk. (NOBU) berencana melakukan pemambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue sebanyak banyaknya 500 juta saham dengan nilai nominal Rp100/saham. Dana hasil rights issue akan digunakan untuk membeli gedung perkantoran dan modal kerja.

Rencana aksi korporasi itu akan dimintakan persetujuan Rapat Umum Pemgang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 3 September, demikian informasi perseroan yagn disampaikan dalam keterbukaan informasi di bursa Rabu (28/7/2021).

Secara rinci, dana hasil rights issue akan digunakan untuk membeli aset yang dimiliki oleh PT Grahaputra Mandirikharisma (GPMK) berupa seluruh Gedung A Universitas Pelita Harapan di Tangerang Banten, dan sebagian ruang dalam Gedung Gajah Mada Tower di Jakarta Pusat. Adapun sisanya digunakan untuk modal kerja perseroan.

Dalam rights issue itu, GPMK akan menjadi pembeli siaga jika terdapat sisa saham baru yang tidak diambil oleh pemegang HMETD. GPMK pun akan menyetor modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) berupa aset dengan nilai keseluruhan Rp193 miliar. Sehingga GPMK akan memiliki sebanyak-banyaknya 160.165.976 saham atau 3,48% dari modal ditempatkan dan disetor setelah rights issue.

Bagi pemegang saham perseroan yang tidak melaksanakan HMETD miliknya akan terdilusi sebesar maksimum 10,13%. (AM)