BUKA - PT. Bukalapak.com Tbk

Rp 284

-12 (-4,00%)

JAKARTA. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) telah meraup dana segar Rp21,9 triliun dari Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah menetapkan harga penawaran Rp850 per saham.

Inarno Djajadi, Direktur Utama BEI, mengatakan BUKA adalah perusahaan startup teknologi unicorn pertama yang tercatat di BEI. Bahkan, kata Djajadi, belum pernah ada perusahaan yang mampu menghimpun dana sebesar BUKA.

“Dengan jumlah dana yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp21,9 triliun, menjadikan IPO Bukalapak sebagai yang terbesar dalam sejarah bursa saham Indonesia,” kata Djajadi hari ini.

Sementara itu Rachmat Kaimuddin, Direktur Utama BUKA, menjelaskan perolehan dana tersebut menandai tingkat kepercayaan yang cukup tinggi dari para investor, terhadap pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. “Melalui IPO ini, kami di Bukalapak percaya bahwa kami dapat mendorong pertumbuhan UMKM ke tingkatan selanjutnya,” kata Kaimuddin kepada idnfinancials.com.

Seluruh dana yang telah dihimpun, akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja BUKA dan sejumlah anak usahanya. Baik modal kerja untuk investasi pada berbagai produk dan layanan, serta modal kerja untuk meningkatkan kinerja dan profitabilitas. 

Rinciannya, sebanyak 66% akan diserap sebagai modal kerja perseroan. Kemudian 15% dialokasikan untuk PT Buka Mitra Indonesia, 15% untuk PT Buka Usaha Indonesia, 1% untuk PT Buka Investasi Bersama, 1% untuk Buka Pengadaan Indonesia, 1% untuk Bukalapak Pte Ltd, dan 1% untuk PT Five Jack. (KR)