HAIS - PT. Hasnur Internasional Shipping Tbk

Rp 218

-10 (-4,39%)

JAKARTA - PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) menyiapkan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp 150 miliar guna membeli tiga armada kapal dan tongkang. Sumber dananya diambil dari hasil penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) yang berlangsung sejak pekan lalu (24-30/8).

Dalam prospektus singkat yang dikutip pada Selasa (31/8), manajemen HAIS menyampaikan bahwa sekitar 46% atau Rp 72,48 miliar dana dari hasil IPO akan dialokasikan untuk belanja modal dan sisanya dari pinjaman perbankan. Pembelian tiga set armada kapal dan tongkang guna menunjang operasional dan memperbaiki komposisi penggunaan armada antara kapal sewa (rent ship) dan kapal milik sendiri (own ship). Kapal dan tongkang yang akan dibeli merupakan pihak ketiga yang tidak memiliki afiliasi dengan perusahaan.

Melalui IPO, perusahaan menargetkan meraup dana segar Rp 157,75 miliar dengan menerbitkan 525.250.000 lembar dengan harga penawaran Rp 300 per saham. Komposisi penggunaan dana, selain untuk belanja modal 46%, sebanyak 23% digunakan untuk pinjaman kepada anak usaha PT Hasnur Resources Terminal (HRT) dan 31% sisanya akan digunakan untuk modal kerja antara lain, membeli bahan bakar (BBM) untuk operasional kapal.

Modal dasar HAIS tercatat Rp 840 miliar, modal ditempatkan dan disetor penuh Rp 210 miliar, dan saham portepel Rp 629 miliar dengan struktur pemiliknya yakni, PT Nur Internasional Samudra (NIS) 51%, PT Hasnur Jaya International (HJI) 35%, Jayanti Sari (JS) 7%, dan Zainal Hadi Haji Abdussamad Sulaiman Haji Basirun (Zainal) 7%.

Pasca IPO, modal ditempatkan dan disetor penuh menjadi Rp 262,62 miliar dan saham portepel Rp 577,37 miliar dengan struktur pemegang saham antara lain, NIS 40,80%, HJI 28%, JS 5,6%, Zainal 5,6%, masyarakat 19,77%, dan Employee Stock Allocation (ESA) 0,23%. (LK)