YPAS - PT. Yanaprima Hastapersada Tbk

Rp 625

0 (0%)

JAKARTA - PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS), produsen kantong semen, mengalihkan kredit dari PT Indonesia Eximbank ke PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 77 miliar. Nilai transaksi pengalihan pinjaman itu setara 58,6% ekuitas perusahaan per Desember 2020 sebesar Rp 133,08 miliar.

Rinawati, Direktur Keuangan PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) menyampaikan alasan pengalihan kredit kepada BCA karena suku bunga lebih rendah dan pencairan fasilitas lebih cepat. "Pengalihan fasilitas kredit (refinancing) perusahaan dari Eximbank kepada BCA berlangsung kemarin (7/9)," katanya dikutip dari keterbukaan informasi Jumat (10/9).

Dalam laporan keuangan per Juni 2021, YPAS mencatatkan utang bank ke Eximbank sebesar Rp 61 miliar, turun dari Rp 75 miliar per Desember 2020. Utang itu berupa kredit modal kerja yang diperoleh pada 2012 dengan plafon maksimum Rp 90 miliar. Pada 30 Mei 2013, nilai fasilitas kredit itu naik menjadi Rp 150 miliar yang ditujukan untuk modal kerja pembuatan karung plastik dan kantung semen, serta penerbitan LC usance.

Agunan pinjaman dari Eximbank itu berupa piutang usaha senila Rp 85 miliar, inventory Rp 95 miliar, aset bangunan pabrik Rp 189 miliar, dan jaminan pribadi dari dewan komisaris YPAS yakni, Alexander Tanzil dan Santoso Wijaya. (LK)