ISAT - PT. Indosat Tbk

Rp 6.000

-25 (0%)

JAKARTA. Setelah melakukan negosiasi sekian lama, PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri/H31) akhirnya memutuskan merger dan memperkirakan bisa meraih pendapatan sekitar US$ 3 miliar. Merger Indosat Ooredoo Hutchison tersebut akan menjadi perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia.

Siaran pers Indosat Kamis (16/9/2021) menjelaskan Ooredoo Q.P.S.C, induk PT Indosat Tbk dan CK Hutchison Holdings Limited, induk PT Hutchison 3 Indonesia, telah menandatangani kesepakatan transaksi defisnitif untuk penggabungan bisnis telekomunikasi masing-masing di Indonesia.

Managing Director of Ooredoo Group Aziz Aluthman Fakhroo mengatakan dengan kesepakatan tersebut, pihaknya akan fokus untuk menyelesaikan transaksi dan bekerja sama dengan CK Hutchison untuk menggabungkan keahlian masing-masing grup telekomunikasi global untuk membangun perusahaan telekomunikasi digital kelas dunia di Indonesia..

Group Co-Managing Director of CK Hutchison Holdings Canning Fok mengatakan Indosat Ooredoo Hutchison akan berada pada posisi yang dapat mempercepat laju pembangunan dan perkembangan jaringan untuk mendukung agenda digital pemerintah Indonesia, serta memberikan manfaat bagi para pelanggan dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Canning selanjutnya mengatakan Indosat Ooredoo dan H31 memiliki infrastruktur yang saling melengkapi dan penggabungan kedua asetnya akan membuat perusahaan gabungan mendapatkan keuntungan dari sinergi biaya dan belanja modal (capex). (AM)