WSBP - PT. Waskita Beton Precast Tbk

Rp 242

-2 (-0,83%)

JAKARTA. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menunda rencana penawaran saham perdana atau IPO (Initial Public Offering) saham 2 anak usahanya yaitu PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI) dan PT Waskita Karya Realty (WKR) sampai dengan 2023 mendatang.

Destiawan Soewardjono, Direktur Utama WSKT, mengaku saat ini perseroan perlu memperkuat rencana bisnis (business plan) kedua entitas WKI dan WTR. Selain itu, situasi penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia sampai pertengahan tahun ini juga membuat rencana IPO kedua entitas anak ditunda.

“Kami harap di 2023 supaya bisa dilihat performance kedua perusahaan tersebut [di 2022], sehingga tahun berikutnya kita bisa lanjutkan IPO,” ungkap Soewardjono dalam konferensi pers siang hari ini.

Dalam konferensi pers tersebut, Soewardjono juga menyampaikan WSKT telah mendapat restu dari 21 bank untuk restrukturiasi utang perseroan senilai Rp29,2 triliun. Setelah restrukturisasi ini, kata Soewardjono, perseroan optimis bisa mengantongi fasilitas kredit baru. Dengan demikian rencana bisnis perseroan dapat dilanjutkan.

Perlu diketahui, restrukturisasi utang merupakan satu dari delapan stream penyehatan keuangan WSKT. Tujuh stream lain yang tengah diupayakan oleh perseroan yaitu program penjaminan pemerintah, penyertaan modal negara, rights issue, divestasi aset, penyelesaian konstruksi, transformasi bisnis, dan penguatan manajemen risiko. (KR)