ENRG - PT. Energi Mega Persada Tbk

Rp 105

+6 (+6,00%)

JAKARTA - EMP Bentu Limited, anak usaha PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menerima fasilitas pinjaman senilai US$ 55 juta darii Deutsche Bank AG, Singapore Branch, untuk memperkuat modal kerja dalam produksi minyak dan gas bumi.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan Riri Hosniari Harahap, Sekretaris Perusahaan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menyampaikan jaminan atas fasilitas itu antara lain, jaminan rekening EMPT Bentu di Singapura, gadai saham milik PT Tunas Harapan Perkasa (THP), anak usaha ENERG, jaminan fidusia atas penerimaan dari perjanjian jual beli gas, dan akta subordinasi dari THP dan perusahaan. "Bunga pinjaman 6%+LIBOR US$ (1 bulan) per tahun dan pelunasan akhir pada 30 Juli 2025," katanya.

Saat ini, ENRG mencatatkan liabilitas jangka pendel lebih besar dibandingkan aset lancar. Oleh karena itu, pinjaman tersebut diharapkan memperkuat modal kerja dalam melakukan ekplorasi migas dan operasional. Per Juni 2021, total aset lancar perusahaan sebesar US$ 140 juta dan liabilitas jangka pendek US$ 375 juta.

Perusahaan memiliki hak untuk mengeskplorasi dan mengembangkan migas di area seluas 22.000 kilometer (km) di Indonesia dan Mozambik, Afrika. Partisipasi interest yang dikelola ENRG saat ini berada di delapan wilayah kerja antara lain, Bentu, Korinci Baru, Malacca Strait, Tonga dan Gebang, Kangean, Sangatta, Kalimantan Timur, dan Buzi, Mozambik. (LK)