JAKARTA. Ula, startup business-to-business (b2b) e-commerce asal Indonesia, baru saja mengantongi US$87 juta dalam pendanaan Seri B dari sejumlah investor termasuk Tencent dan venture capital milik pendiri Amazon.

Pendanaan tersebut dipimpin oleh Prosus Ventures, Tencent, dan B-Capital. Selain itu Bezos Expeditions, yang dimiliki oleh pendiri Amazon Jeff Bezos, juga terlibat dalam pendanaan untuk Ula. Dalam keterangan resmi yang diterima idnfinancials.com, sejumlah investor lain yang terlibat dalam pendanaan ini termasuk Northstar Group, AC Ventures, Sequoia Capital India, Quona Capital, dan Alter Global.

Riky Tenggara, Co-Founder dan CEO Ula, menyampaikan pendanaan tersebut akan dipakai untuk mendukung integrasi teknologi digital untuk memberdayakan warung tradisional di Indonesia. “Tim kami akan senantiasa berjuang untuk dapat memberikan manfaat penggunaan teknologi bagi jutaan warung di Indonesia, khususnya di luar daerah metropolitan,” kata Tenggara.

Sementara itu Patrick Walujo, Co-Founder dan Managing Partner Northstar, menjelaskan model bisnis Ula sejalan dengan misi yang ingin dituju oleh Northstar Group. “Kami mempunyai kesamaan misi dengan Ula dalam memberdayakan UMKM Indonesia melalui teknologi dan berharap dapat mendukung pertumbuhannya di Indonesia,” ujar Walujo.

Sebagai catatan, ini adalah pendanaan kedua yang diterima oleh Ula sejak awal 2021. Menurut data idnfinancials.com, Ula telah mengantongi pendanaan Seri A senilai US$20 juta dari 5 investor pada Januari 2021 kemarin. Sebelumnya pada Juni 2020, Ula telah mengumpulkan pendanaan Seed Round senilai US$10,5 juta dari 13 investor. (KR)