ARTO - PT. Bank Jago Tbk

Rp 18.650

+225 (+1,00%)

JAKARTA. Penyaluran kredit PT Bank Jago Tbk. (ARTO) yang melonjak 502% Per September menjadi Rp3,73 triliun telah mendorong terbentuknya laba bersih. Tercapainya kinerja positif tersebut menjadi prestasi bagi bank yang selama enam tahun terakhir membukukan rugi.

Direktur Utama Bank Jago Kharim Siregar menegaskan laba bersih terutama diperoleh pada kuartal III/2021 karena melonjaknya pertumbuhan kredit. Kendati demikian, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di level sangat rendah dan terjadi efisiensi biaya dana berkat peningkatan dana murah (current account saving account/CASA). Demikian Kharim dalam keterangan resmi Jumat (22/10/2021). 

Menurut Kharim, pertumbuhan penyaluran kredit Per September 2021 yang mencapai Rp3,73 triliun, terutama terjadi pada kuartal III dengan kenaikan sebesar Rp1,56 triliun dari posisi kuartal sebelumnya (qtq).

“Kami melihat kemajuan bisnis yang konsisten dari waktu ke waktu. Kami akan menjaga momentum ini dengan terus memperluas kolaborasi dan integrasi dengan ekosistem digital,” jelas Kharim.  (AM)