JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengalihkan seluruh saham Seri B PT Energi Management Indonesia (Persero) (EMI) ke PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Perusahaan ini ditargetkan meraup pendapatan Rp 8 triliun pada 2025 pasca menjadi anak usaha PLN.

Erick Tohir, Menteri BUMN menyampaikan bergabungnya EMI dalam PLN merupakan bagian dari transformasi BUMN di bidang energi terbarukan. "Kami melakukan efisiensi di BUMN dengan bergabungnya EMI ke PLN, dan EMI juga akan mengubah bisnis modelnya dari auditing system untuk energi hijau," katanya dalam siaran pers dikutip Senin (25/10).

Menurut dia, PLN harus menata ulang proses bisnis dan menyesuaikan dengan eco lifestyle yang akan berlangsung di masyarakat. Eco lifestyle akan memberikan pengaruh yang besar terhadap seluruh aspek masyarkat di Indonesia antara lain, mengurangi kerusakan lingkungan.

PLN diketahui menargetkan dekarbonisasi sebesar 117 juta ton hingga 2025. Kehadiran EMI akan menyumbang penurunan gas emisi carbon (CO2) sebesar 3,2 juta ton di lingkup proyek PLN dan 4,19 juta ton CO2 di luar proyek PLN. (LK)