VRNA - PT. Verena Multi Finance Tbk

Rp 105

+1 (+1,00%)

JAKARTA - Kucuran pembiayaan PT Verena Multi Finance Tbk (VRNA) di triwulan III 2021 tergerus dibandingkan periode serupa tahun lalu, terutama karena menurunnya segmen sewa pembiayaan. Namun, laba perusahaan ini melonjak kisaran 1.622% karena efisiensi pada beban keuangan.

Dalam Laporan Triwulan III 2021 yang dipublikasikan Senin (29/11), VRNA mencatatkan pembiayaan sebesar Rp 2,17 triliun, lebih rendah dibandingkan periode serupa tahun 2020 sebesar Rp 2,41 triliun. Pembiayaan terdiri atas pembiayaan konsumen Rp 1,19 triliun, naik dari Rp 1,09 triliun, sewa pembiayaan Rp 833 miliar, lebih rendah dari Rp 1,21 triliun, dan pembiayaan lainnya Rp 142,34 miliar, yang naik dari Rp 113,58 miliar.

Penurunan itu berimbas terhadap kinerja pendapatan VRNA yang tercatat Rp 225,34 miliar, turun dari Rp 236,44 miliar. Kontributor pendapatan terbanyak berasal dari pembiayaan konsumen Rp 138,29 miliar, sewa pembiayaan Rp 51,80 miliar, administrasi dan provisi Rp 21,34 miliar, penalti Rp 9,53 miliar, bunga Rp 346,38 juta, dan pendapatan lainnya Rp 4,01 miliar.

Meski demikian, perusahaan ini mampu mengumpulkan laba periode berjalan Rp 24,23 miliar, melambung tinggi dibandingkan periode serupa tahun lalu, laba sebesar Rp 1,40 miliar. Ini disebabkan adanya efisiensi pada beban, khususnya dari bunga dan keuangan. (LK)