ARNA - PT. Arwana Citramulia Tbk

Rp 875

-5 (-1,00%)

JAKARTA. Strategi penjualan dan efisiensi yang diterapkan PT Arwana Citramulia Tbk. (ARNA) diyakini akan mengangkat kinerja sehingga produsen keramik itu memproyeksikan bisa meraih laba bersih perseroan tumbuh 40% hingga akhir 2021.

Direktur Utama Arwana Citramulia Tandean Rustandy mengatakan untuk mencapai pertumbuhan, pihaknya menerapkan strategi penjualan yang tidak membebani konsumen dengan menaikkan harga jual, melainkan dengan meluaskan pemasaran di kota-kota Tier-3 seperti Kediri, Palopo, Lahat dan daerah lain di Indonesia. “Daerah itulah yang menopang penjualan kami,” ujar Tandean. Dengans strategi itu, proyeksi pertumbuhan ARNA untuk penjualan tidak sampai 10%.

Menurut Tandean, penjualan yang sangat baik tahun ini ditopang dengan produktivitas yang efiensi, mendorong keyakinan pihaknya bahwa bottom line atau laba bersih akan meningkat hingga 40% tahun ini.

Hingga September 2021, penjualan bersih ARNA tercatat sebesar Rp1,885 triliun, naik 16,94% dibandingkan kuartal III-2020 sebesar Rp1,619 triliun. Perseroanpun pada akhirnya membukukan laba bersih 56,8% lebih tinggi menjadi Rp347,4 miliar, dari Rp221,5 miliar (yoy). (AM)